Bagian Bagian Surat Lamaran Kerja

GAJIUMR.COM – Bagian Bagian Surat Lamaran Kerja bisa dilakukan dengan mudah, begini caranya.

Bagian Bagian Surat Lamaran Kerja

Bagian Bagian Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja adalah dokumen yang penting dalam mencari pekerjaan. Surat ini digunakan untuk mengajukan diri sebagai pelamar kepada perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan. Dalam surat lamaran kerja, terdapat beberapa bagian yang harus diisi dengan baik dan benar. Berikut adalah bagian-bagian penting dalam surat lamaran kerja:

1. Bagian Pembuka

Bagian pembuka merupakan bagian awal dari surat lamaran kerja yang berisi salam pembuka dan tujuan penulisan surat. Pada bagian ini, pelamar harus menyebutkan nama perusahaan yang dituju dan posisi yang dilamar. Misalnya, “Kepada Yth. HRD PT ABCD, Saya yang bertanda tangan di bawah ini, ingin mengajukan lamaran pekerjaan untuk posisi Marketing Executive.”

2. Bagian Pengenalan Diri

Setelah bagian pembuka, langkah selanjutnya adalah memperkenalkan diri secara singkat. Pelamar perlu menyebutkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan alamat email yang bisa dihubungi. Hal ini penting agar perusahaan dapat menghubungi pelamar dengan mudah jika diperlukan.

3. Bagian Riwayat Pendidikan

Bagian ini berisi tentang pendidikan formal yang telah ditempuh oleh pelamar. Pelamar harus mencantumkan nama institusi pendidikan, jurusan, tahun masuk dan lulus, serta gelar yang telah diperoleh. Jika ada pengalaman pendidikan non-formal yang relevan, seperti kursus atau pelatihan, pelamar juga sebaiknya mencantumkannya.

4. Bagian Pengalaman Kerja

Bagian pengalaman kerja penting untuk menunjukkan keahlian dan pengalaman yang dimiliki oleh pelamar. Pelamar harus mencantumkan nama perusahaan, posisi yang pernah dijabat, periode bekerja, serta tanggung jawab dan pencapaian yang telah diraih. Jika belum memiliki pengalaman kerja, pelamar bisa menjelaskan pengalaman magang atau part-time yang relevan.

5. Bagian Motivasi dan Keahlian

Bagian ini digunakan untuk menjelaskan motivasi pelamar dalam melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Pelamar perlu menyampaikan alasan mengapa tertarik dengan posisi yang dilamar dan perusahaan yang dituju. Selain itu, pelamar juga sebaiknya mencantumkan keahlian yang dimiliki yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.

6. Bagian Penutup

Bagian penutup berfungsi untuk mengakhiri surat lamaran kerja dengan sopan. Pelamar bisa menyampaikan harapan atau keinginan untuk dapat mengikuti tahap seleksi lebih lanjut. Selain itu, pelamar juga sebaiknya menyampaikan terima kasih kepada pihak perusahaan yang telah meluangkan waktu untuk membaca surat lamaran kerja ini.

7. Lampiran

Lampiran berisi dokumen pendukung yang relevan dengan lamaran kerja, seperti curriculum vitae (CV), fotokopi ijazah, transkrip nilai, sertifikat pelatihan, dan lain-lain. Pelamar perlu menyebutkan lampiran yang dilampirkan dalam surat lamaran kerja.

8. Tanda Tangan

Pada bagian akhir surat lamaran kerja, pelamar perlu menulis tanda tangan dan nama lengkapnya. Tanda tangan ini bisa ditulis secara manual setelah surat dicetak, atau menggunakan tanda tangan digital jika melamar secara online.

Contoh-contoh Bagian Surat Lamaran Kerja

Berikut adalah contoh-contoh bagian surat lamaran kerja yang dapat digunakan sebagai referensi:

Bagian Pembuka:

“Kepada Yth. HRD PT ABCD, Saya yang bertanda tangan di bawah ini, ingin mengajukan lamaran pekerjaan untuk posisi Marketing Executive.”

Bagian Pengenalan Diri:

“Nama: John Doe
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 1 Januari 1990
Alamat: Jl. Contoh No. 123, Jakarta
Telepon: 08123456789
Email: [email protected]

Bagian Riwayat Pendidikan:

“- S1 Ekonomi, Universitas XYZ, 2010-2014
– SMA ABC, Jakarta, 2007-2010″

Bagian Pengalaman Kerja:

“- Marketing Executive, PT XYZ, 2015-2017
Tanggung Jawab: Mengelola kampanye pemasaran, meningkatkan penjualan produk, dan melakukan analisis pasar.
Pencapaian: Meningkatkan penjualan produk sebesar 20% dalam setahun.”

Bagian Motivasi dan Keahlian:

“Saya tertarik untuk bekerja di PT ABCD karena reputasi perusahaan yang baik dan kesempatan untuk berkembang dalam bidang marketing. Saya memiliki keahlian dalam analisis pasar, pengelolaan kampanye pemasaran, dan pemasaran digital.”

Bagian Penutup:

“Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti tahap seleksi lebih lanjut. Terima kasih atas perhatian dan waktu yang diberikan.”

Demikianlah penjelasan mengenai bagian-bagian surat lamaran kerja. Penting untuk mengisi setiap bagian dengan jelas dan singkat. Jangan lupa untuk melampirkan dokumen pendukung yang relevan dan menulis tanda tangan pada akhir surat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan. Selamat mencoba!

[related by=”category” jumlah=”2″ mulaipos=”2″]

Tips Bagian Bagian Surat Lamaran Kerja Yang Baik

Surat lamaran kerja adalah dokumen penting yang harus disiapkan dengan baik saat mencari pekerjaan. Bagian-bagian surat lamaran kerja juga memiliki peranan yang sangat vital dalam memberikan kesan positif kepada pihak perusahaan. Dalam artikel ini, kami akan memberikan 7 tips yang dapat Anda gunakan untuk mengoptimalkan bagian-bagian surat lamaran kerja Anda. Mari simak dengan seksama!

Pertama, ketika menulis surat lamaran kerja, gunakanlah nada formal. Pastikan Anda menggunakan bahasa yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu santai atau kasual, karena dapat memberikan kesan kurang profesional.

Kedua, gunakanlah kata ganti pribadi dalam surat lamaran kerja Anda. Dengan menggunakan kata ganti pribadi seperti “saya” atau “kami”, Anda dapat memberikan kesan bahwa surat tersebut ditulis oleh individu yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Selanjutnya, tetaplah sederhana dalam penulisan surat lamaran kerja. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu rumit atau berbelit-belit. Pilihlah kata-kata yang mudah dipahami agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pihak perusahaan.

Keempat, libatkan pembaca dalam surat lamaran kerja Anda. Gunakan kalimat-kalimat yang dapat membuat pihak perusahaan merasa terhubung dengan Anda secara emosional. Misalnya, ceritakan pengalaman atau pencapaian yang relevan dengan posisi yang dilamar untuk menunjukkan keahlian dan minat Anda.

Selanjutnya, gunakan suara aktif dalam penulisan surat lamaran kerja. Hindari penggunaan suara pasif yang dapat membuat pesan terkesan tidak tegas. Gunakanlah kata kerja yang aktif untuk menjelaskan kegiatan atau prestasi yang pernah Anda lakukan.

Keenam, tetaplah singkat dalam penulisan surat lamaran kerja. Pihak perusahaan mungkin menerima banyak surat lamaran, sehingga memiliki waktu terbatas untuk membacanya semua. Oleh karena itu, pastikan Anda mengemas informasi dengan ringkas dan jelas agar tidak membuat pihak perusahaan bosan atau kehilangan fokus.

Terakhir, gunakan pertanyaan retoris dalam surat lamaran kerja Anda. Pertanyaan retoris dapat memicu minat pembaca untuk mengetahui lebih lanjut tentang Anda dan mengapa Anda cocok untuk posisi yang dilamar. Misalnya, “Apakah perusahaan ini mencari seseorang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik? Saya yakin bahwa saya dapat menjadi kandidat yang tepat.”

Dalam mengoptimalkan bagian-bagian surat lamaran kerja, Anda juga dapat menggunakan analogi dan metafora. Misalnya, Anda dapat menggambarkan diri Anda sebagai “sebuah kunci yang dapat membuka pintu kesuksesan” atau “sebatang pohon yang kuat dan berkembang”. Hal ini dapat memberikan gambaran yang menarik dan membedakan Anda dari pelamar lainnya.

Dengan menerapkan 7 tips di atas, diharapkan surat lamaran kerja Anda dapat menarik perhatian pihak perusahaan dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Selamat mencoba!

Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiUMR.com di Google News
error: .