Cara Bikin Surat Sakit Kerja

GAJIUMR.COM – Cara Bikin Surat Sakit Kerja bisa dilakukan dengan mudah, begini caranya.

Cara Bikin Surat Sakit Kerja

Cara Bikin Surat Sakit Kerja

Jika Anda membutuhkan surat sakit kerja untuk alasan kesehatan, berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuatnya.

1. Tentukan Format Surat

Sebelum mulai menulis surat sakit kerja, tentukan format yang akan Anda gunakan. Format yang umum digunakan adalah:

Tanggal: [Tanggal Anda menulis surat]

Kepada: [Nama atasan atau pihak yang berwenang]

Subjek: Surat Sakit Kerja

Hormat Kami, [Nama Anda]

2. Sampaikan Alasan Sakit Anda

Dalam surat sakit kerja, sampaikan alasan sakit Anda dengan jelas dan singkat. Berikan informasi yang relevan seperti jenis penyakit yang Anda derita, gejala yang Anda alami, dan jika memungkinkan, sertakan juga saran dari dokter atau bukti medis lainnya.

Contoh:

Saya menulis surat ini untuk memberitahukan bahwa saya sakit dan tidak dapat hadir di tempat kerja hari ini. Saya mengalami demam tinggi dan batuk berdahak selama beberapa hari terakhir. Saya sudah berkonsultasi dengan dokter dan diberitahu bahwa saya menderita flu. Dokter juga menyarankan saya untuk beristirahat selama beberapa hari agar tidak menularkan penyakit kepada rekan kerja lainnya.

3. Sampaikan Durasi Absen Anda

Tentukan durasi absensi Anda dengan jelas. Beritahu atasan Anda berapa lama Anda membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya dan kembali bekerja. Jika perlu, sertakan juga tanggal perkiraan kembalinya.

Contoh:

Saya berharap dapat kembali bekerja pada tanggal [tanggal perkiraan kembalinya]. Namun, saya akan terus memantau kondisi kesehatan saya dan memberi tahu Anda jika ada perubahan dalam jadwal kembalinya.

4. Sampaikan Kontak Anda

Sertakan kontak yang dapat dihubungi seperti nomor telepon atau alamat email yang dapat digunakan oleh atasan Anda jika mereka memerlukan informasi tambahan atau ingin meminta update tentang kondisi kesehatan Anda.

Contoh:

Jika ada hal yang perlu ditanyakan atau jika Anda membutuhkan informasi tambahan, silakan hubungi saya melalui nomor telepon [nomor telepon] atau email [alamat email]. Saya akan berusaha menjawab secepat mungkin.

5. Tutup Surat dengan Hormat

Tutup surat Anda dengan kata-kata yang sopan dan hormat, seperti “Hormat Kami” atau “Terima Kasih”. Jangan lupa untuk menandatangani surat tersebut.

Contoh:

Hormat Kami,

[Nama Anda]

[Tanda Tangan Anda]

Itulah langkah-langkah untuk membuat surat sakit kerja. Pastikan untuk mengikuti format yang ditentukan oleh perusahaan Anda dan memberikan informasi yang jelas dan akurat terkait alasan sakit dan durasi absensi Anda. Jangan lupa untuk memberikan surat sakit ini kepada atasan Anda sesegera mungkin agar mereka dapat mengatur penjadwalan dan tugas dengan tepat.

[related by=”category” jumlah=”2″ mulaipos=”2″]

Tips Cara Bikin Surat Sakit Kerja Yang Baik

Surat sakit kerja merupakan dokumen penting yang harus disiapkan ketika kita mengalami sakit dan tidak dapat hadir di tempat kerja. Untuk membuat surat ini, ada beberapa tips yang dapat diikuti agar surat sakit kerja terlihat seperti ditulis oleh manusia dengan menggunakan bahasa Indonesia formal dan tetap sederhana. Mari kita simak tujuh tips berikut ini!

Pertama, gunakan nada formal dalam penulisan surat sakit kerja. Dalam penulisan surat ini, sebaiknya menggunakan bahasa yang sopan dan menghormati. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu santai atau kasual karena surat ini akan dibaca oleh atasan atau pihak yang berwenang di tempat kerja.

Kedua, gunakan kata ganti pribadi untuk menyapa penerima surat. Misalnya, gunakan kata “Bapak/Ibu” atau “Pak/Bu” di awal surat. Hal ini akan memberikan kesan bahwa surat tersebut ditulis secara pribadi dan memperhatikan hubungan antara penulis dan penerima surat.

Ketiga, tetap sederhana dalam penulisan surat sakit kerja. Gunakan kalimat-kalimat yang mudah dipahami dan hindari penggunaan kata-kata yang terlalu rumit. Tujuan utama dari surat ini adalah untuk memberitahu bahwa kita sedang sakit dan tidak bisa hadir di tempat kerja, sehingga kejelasan informasi menjadi hal yang utama.

Keempat, libatkan pembaca dalam surat sakit kerja. Misalnya, sampaikan informasi mengenai kondisi kesehatan secara ringkas namun jelas. Berikan penjelasan mengenai jenis penyakit yang dialami, gejala-gejala yang dirasakan, serta rekomendasi dokter mengenai waktu istirahat yang diperlukan.

Kelima, gunakan suara aktif dalam penulisan surat sakit kerja. Gunakan kata kerja aktif yang menjelaskan keadaan yang sedang terjadi. Misalnya, gunakan kalimat “Saya sedang mengalami demam tinggi dan dianjurkan oleh dokter untuk beristirahat selama tiga hari” daripada “Demam tinggi sedang saya alami dan saya dianjurkan oleh dokter untuk beristirahat selama tiga hari.”

Keenam, tetap singkat dalam penulisan surat sakit kerja. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang dan berbelit-belit. Bawalah informasi secara langsung dan to the point. Hal ini akan memudahkan pembaca untuk memahami isi surat dengan cepat.

Ketujuh, gunakan pertanyaan retoris untuk menekankan urgensi dan kebutuhan kita untuk beristirahat. Misalnya, gunakan kalimat “Apakah mungkin bagi saya untuk mengambil cuti sehat selama beberapa hari agar bisa pulih sepenuhnya?” Pertanyaan tersebut memberikan kesan bahwa kita membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan kondisi kesehatan.

Terakhir, gabungkan analogi dan metafora untuk memberikan gambaran yang lebih kuat dalam surat sakit kerja. Misalnya, gunakan kalimat “Saat ini, tubuh saya terasa lemah seperti sebatang pohon yang layu akibat penyakit ini.” Analogi tersebut dapat membantu pembaca memahami betapa buruknya keadaan kesehatan kita.

Dengan mengikuti tujuh tips di atas, diharapkan surat sakit kerja yang kita buat akan terlihat seperti ditulis oleh manusia dan dapat memberikan informasi yang jelas dan lengkap kepada pihak yang berwenang di tempat kerja. Jangan lupa untuk menyisipkan kata kunci “Cara Bikin Surat Sakit Kerja” di setiap paragraf untuk meningkatkan visibilitas artikel ini.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiUMR.com di Google News
error: .