Contoh Surat Sakit Kerja Tulis Tangan

GAJIUMR.COM – Contoh Surat Sakit Kerja Tulis Tangan bisa dilakukan dengan mudah, begini caranya.

Contoh Surat Sakit Kerja Tulis Tangan

Contoh Surat Sakit Kerja Tulis Tangan

Surat sakit kerja adalah dokumen yang digunakan untuk memberi tahu atasan atau pihak yang berwenang bahwa seseorang tidak dapat hadir di tempat kerja karena alasan kesehatan. Surat sakit kerja ini biasanya diperlukan oleh perusahaan atau organisasi sebagai bukti bahwa karyawan tersebut memang tidak dapat bekerja karena kondisi yang membutuhkan istirahat. Dalam kasus tertentu, karyawan diminta untuk menulis surat sakit kerja secara manual, atau tulis tangan.

Mengapa Surat Sakit Kerja Tulis Tangan?

Surat sakit kerja tulis tangan masih banyak digunakan meskipun ada kemajuan teknologi yang memungkinkan pengiriman surat sakit secara elektronik atau melalui email. Beberapa alasan mengapa surat sakit kerja tulis tangan masih relevan adalah:

1. Kepercayaan: Surat sakit kerja tulis tangan memberikan kesan yang lebih personal dan dapat meningkatkan kepercayaan atasan terhadap karyawan yang bersangkutan.

2. Keaslian: Surat sakit kerja tulis tangan memberikan bukti fisik yang bisa dijadikan referensi di kemudian hari jika diperlukan.

3. Penghematan waktu: Dalam beberapa kasus, mengirim surat sakit kerja secara elektronik mungkin memerlukan waktu lebih lama karena harus menunggu persetujuan atau verifikasi dari atasan yang lebih tinggi.

Format Surat Sakit Kerja Tulis Tangan

Surat sakit kerja tulis tangan harus mengikuti format yang terstruktur agar mudah dibaca dan dipahami oleh atasan atau pihak yang berwenang. Berikut adalah contoh format surat sakit kerja tulis tangan:

Tanggal: [Tanggal penulisan surat]

Kepada Yth.

[Nama atasan atau pihak yang berwenang]

[Jabatan atasan atau pihak yang berwenang]

[Nama Perusahaan atau Organisasi]

[Alamat Perusahaan atau Organisasi]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: [Nama Anda]

Nomor Pegawai: [Nomor Pegawai Anda]

Departemen/Bagian: [Departemen/Bagian Anda]

Melalui surat ini, dengan sangat menyesal saya ingin memberitahukan bahwa saya tidak dapat hadir di tempat kerja pada tanggal [Tanggal ketidakhadiran] karena alasan kesehatan. Saya mengalami [Gejala atau penyakit yang Anda alami] dan diperlukan waktu istirahat untuk pulih sepenuhnya.

Saya memahami bahwa ketidakhadiran saya dapat mempengaruhi produktivitas tim dan pekerjaan yang sedang berjalan. Oleh karena itu, saya akan mengusahakan agar pekerjaan saya dapat ditangani oleh rekan kerja atau memberikan informasi yang diperlukan kepada rekan kerja yang bertugas menggantikan saya selama absen.

Saya berjanji untuk segera menghubungi atasan atau pihak yang berwenang jika ada perubahan atau perkembangan terkait kondisi kesehatan saya. Saya berharap dapat kembali bekerja sesegera mungkin setelah pulih sepenuhnya.

Demikian surat sakit kerja ini saya sampaikan. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Nama Anda]

Related Articles

[related by=”category” jumlah=”2″ mulaipos=”2″]

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dapat menggantikan saran atau nasihat medis profesional. Jika Anda mengalami masalah kesehatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis yang kompeten.

Tips Contoh Surat Sakit Kerja Tulis Tangan Yang Baik

Contoh Surat Sakit Kerja Tulis Tangan adalah salah satu kebutuhan yang seringkali diperlukan oleh karyawan saat mereka tidak dapat menghadiri jam kerja karena alasan kesehatan. Surat ini biasanya ditulis secara manual oleh karyawan dan kemudian diserahkan kepada atasan atau pihak HRD. Namun, penting bagi kita untuk memastikan bahwa surat sakit kerja yang ditulis tangan tetap terlihat profesional dan efektif dalam menyampaikan pesan kita. Berikut ini adalah 7 tips yang dapat membantu Anda dalam menulis surat sakit kerja tulis tangan yang baik:

1. Gunakan Nada Formal
Penting bagi kita untuk menggunakan nada formal dalam penulisan surat sakit kerja. Hal ini akan memberikan kesan profesional dan menghormati pihak yang akan membaca surat tersebut. Pastikan untuk menggunakan bahasa baku dan menghindari penggunaan bahasa yang terlalu santai atau kasual.

2. Gunakan Kata Ganti Pribadi
Dalam menulis surat sakit kerja, pastikan Anda menggunakan kata ganti pribadi seperti “saya” atau “saya merasa”. Hal ini akan membantu membentuk hubungan personal antara penulis dan pembaca surat, sehingga pesan yang ingin disampaikan lebih mudah dipahami dan diterima.

3. Tetap Sederhana
Surat sakit kerja yang ditulis tangan sebaiknya tetap sederhana dan mudah dimengerti. Gunakan kalimat yang singkat dan jelas agar pembaca tidak kesulitan memahami alasan Anda tidak dapat masuk kerja. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau rumit yang dapat membingungkan pembaca.

4. Libatkan Pembaca
Dalam penulisan surat sakit kerja, penting untuk melibatkan pembaca agar mereka merasa terhubung dengan pesan yang ingin disampaikan. Anda dapat menyampaikan informasi secara langsung dan jujur, serta menjelaskan alasan Anda tidak dapat hadir dengan jelas. Hal ini akan membantu pembaca memahami situasi Anda dengan lebih baik.

5. Gunakan Suara Aktif
Penggunaan suara aktif dalam penulisan surat sakit kerja akan membuat pesan yang ingin disampaikan lebih kuat dan jelas. Contohnya, Anda dapat menggunakan kalimat seperti “Saya merasa tidak sehat dan tidak mampu untuk masuk kerja hari ini” daripada “Hari ini, saya tidak bisa masuk kerja karena merasa tidak sehat”.

6. Tetap Singkat
Surat sakit kerja yang ditulis tangan sebaiknya singkat dan padat. Hindari pengulangan yang tidak perlu dan fokuslah pada informasi yang relevan. Pembaca akan lebih menghargai surat yang tidak terlalu panjang dan langsung ke intinya.

7. Gunakan Pertanyaan Retoris
Pertanyaan retoris dapat membantu meningkatkan efektivitas surat sakit kerja Anda. Anda dapat mengajukan pertanyaan seperti “Apakah Anda merasa bahwa saya dapat bekerja dengan baik dalam kondisi kesehatan yang buruk?” atau “Haruskah saya mempertaruhkan kesehatan saya hanya untuk hadir di tempat kerja?”. Hal ini akan membantu menciptakan refleksi dan pemahaman pada pembaca mengenai kondisi Anda.

Dengan mengikuti tujuh tips ini, Anda dapat menulis surat sakit kerja tulis tangan yang efektif dan profesional. Jangan lupa untuk menyisipkan kata kunci “Contoh Surat Sakit Kerja Tulis Tangan” di setiap paragraf yang Anda buat, sehingga artikel ini dapat memberikan manfaat dan informasi yang relevan bagi pembaca.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiUMR.com di Google News
error: .